Kampung Keling, Mengenali Lebih Dekat Budaya India di Kota Medan

Kampung Keling, Mengenali Lebih Dekat Budaya India di Kota Medan

Diposting pada

Direktori Wisata – Kampung Keling, mengenali lebih dekat budaya India di Kota Medan. Salah satunya object wisata di Medan yang wajib didatangi ialah Kampung Keling.

Kampung Keling, Mengenali Lebih Dekat Budaya India di Kota Medan

Lokasinya ada di Medan Petisah dan Medan Polonia hingga menjadikan lumayan strategis. Pelancong yang tiba ditegaskan bisa secara gampang untuk temukannya.

Tujuan wisata ini kali dibuat di atas tempat selebar 10 hektar secara beragam bangunan yang terdapat didalamnya. Beberapa warganya asal dari etnis India, oleh karena itu teritori ini dikenal juga sebagai Little India. Beragam hal yang terkait dengan budaya India dijumpai di situ, seperti baju Saree dan makanan ciri khas India.

Memang beberapa ditempati turunan India, tetapi ada pula masyarakat lokal turunan Batak dan turunan China di perkampungan unik ini. Hal itu sekalian jadi tanda jika Medan salah satunya kota di Indonesia dengan budaya sama-sama hargai antara sama-sama suku dan umat berbagai ragama.

Daya Ambil Wisata yang Dipunyai Kampung Keling Medan

Daya Ambil Wisata yang Dipunyai Kampung Keling Medan

Kapung Keling dahulunya dikenali sebagai Daerah Madras. Di tempat lain, belum pasti anda memperoleh kekhasan yang terdapat disekitaran teritori itu. Lebih-lebih lagi bila terdapat daya magnet yang membuat pelancong selalu ramai mendatanginya, seperti beberapa hal ini.

✦ Kombinasi Tempat Beribadah

Kombinasi Tempat Beribadah

Keserasian dari kombinasi beragam etnis benar-benar kental berasa di lokasi rekreasi ini. Anda dapat menyaksikan dari beragam bangunan tempat beribadah. Untuk umat berbagai ragama Hindu, mereka melaksanakan ibadah di kuil Sri Mariaman. Kuil yang berada di Kampung Keling ini adalah yang paling tua di Kota Medan dan dibuat di tahun 1884.

Selainnya jadi tempat beribadah, kuil itu jadi pusat aktivitas dari umat Hindu. Pelancong yang tiba dipersilakan masuk kuil walaupun bukan berbagai agama Hindu. Tetapi tentu saja bila tidak ada aktivitas apapun itu, baik saat melaksanakan ibadah atau ada perayaan tertentu. Disamping itu, wanita yang tiba bulan dilarang masuk dengan argumen kesucian.

Selainnya kuil Sri Mariaman, ada pula Vihara Gunung Timur yang disebut tempat beribadah untuk umat berbagai ragama Budha. Vihara itu bahkan juga jadi salah satu yang paling besar di Medan. Keberagaman tempat beribadah makin komplet karena ada Mushola Ghaudiyah yang dibuat Muslim India saat tersebut.

✦ Pusat Budaya India di Medan

Pusat Budaya India di Medan

Jadi pusat budaya India di Medan, tersebut daya magnet Daerah Keling selanjutnya. Bukan tanpa argumen, tiap bangunan yang berada di lokasi nyaris semua memakai ide India. Belum juga ada baju ciri khas yang dipampang dan dapat disaksikan pelancong. Bila tertarik, anda dapat membeli pada harga yang tidak begitu mahal.

Budaya yang lain kerap dijumpai yaitu tarian India. Umumnya mereka mengikutsertakan anak kecil untuk kebutuhan ini. Maksudnya untuk melipur pengunjung yang tiba. Tetapi tidak tiap hari dapat diketemukan, cuma saat ada acara tertentu atau peringatan hari besar umat Hindu.

Tidak ketinggal kulineran ciri khas India yang melengkapi budaya di daerah wisata ini. Dimulai dari makanan berat, camilan, sampai makanan sebagai oleh-olehan, semua dapat anda dapatkan di situ. Salah satunya tipe makanan sebagai sasaran pelancong dan selalu ramai barisan yakni martabak ciri khas India.

✦ Sejarah Kampung Keling

Sejarah Kampung Keling

Sebaiknya bila kita mengenali lebih dulu asal mula daerah ini yang sekalian jadi daya magnetnya. Sejarah berawal saat jaman penjajahan Belanda yang kuasai banyak daerah di nusantara. Di saat itu, orang India, khususnya dari Tamil bekerja di perkebunan punya pebisnis Deli.

Ada argumen tertentu mengapa lebih mengutamakan orang India dibanding lokal. Masalahnya waktu itu orang India dikenali sebagai karyawan yang ulet dan rajin. Dari jumlahnya yang tidak banyak selanjutnya semakin seiring waktu berjalan. Sampai pada akhirannya, mereka bukan hanya bekerja sebagai pekerja petani, tetapi pekerja konstruksi.

Dari perkumpulan masyarakat tersebut pada akhirnya mereka meninggali sebuah lokasi yang sekarang ini dikenali sebagai Kampung Keling atau Daerah Madras. Awalannya cuma sebuah perkampungan biasa dengan bangunan ciri khas India. Tetapi lama-lama beberapa hal yang lain diketemukan, khususnya dalam soal yang bau budaya India.

Baca juga : Masjid Lama: Wisata Religi Megah di New Delhi

Kegiatan Wisata yang Menarik Dilaksanakan di Kampung Keling

Kegiatan Wisata yang Menarik Dilaksanakan di Kampung Keling

Adanya kemungkinan muncul pertanyaan berkenaan kegiatan apa yang dapat dilaksanakan di Daerah Keling Medan. Masalahnya ini kali anda tidak sedang berkunjung rekreasi alam atau sarana. Tetapi jangan salah, beberapa hal hebat yang dapat dilaksanakan saat di lokasi, berikut diantaranya;

* Menyaksikan Kombinasi Budaya yang Unik

Menyaksikan Kombinasi Budaya yang Unik

Islam, Hindu, dan Budha, tersebut tiga kombinasi budaya yang dapat anda tonton. Bangunan kuil yang istimewa dengan jejeran patung yang menghias jadi fokus perhatian beberapa pelancong. Warna cat dinding tersengaja ceria, seperti saat anda menyaksikan di negara India.

Tidak cuma dari 3 bangunan tempat beribadah khusus saja yang dapat anda tonton, tetapi budaya kental India yang unik. Untuk contoh ialah rutinitas wanita India yang menggunakan Saree. Tiap hari mereka memakai baju itu untuk melakukan aktivitas. Untuk pria menggunakan sorban ciri khas India sebagai penutup kepala.

* Memburu Kulineran

Memburu Kulineran

Selainnya berbelanja, kegiatan lain yang dapat dilaksanakan di Kampung Keling ialah rekreasi kulineran. Banyak tersedia menu makanan ciri khas India dengan cita-rasa unik dan nikmat. Untuk beberapa orang mungkin rasanya belum familier. Tetapi ada banyak kulineran yang ditegaskan pas untuk orang Indonesia, seperti martabak dan kebab.

* Memburu Photo

Memburu Photo

Jangan sampai melewati kegiatan memburu photo saat anda berekreasi. Apalagi ini kali menyuguhkan kekhasan yang masih belum pasti didapat pada tempat lain. Banyak object yang dapat menjadi photo. Tetapi yang paling penting ialah bangunan tempat beribadah dari 3 agama, yakni Hindu, Budha, dan Islam.

Tidak cuma photo saja sebetulnya, tetapi videografi dibutuhkan untuk yang ingin up-date content. Tidak begitu susah temukan content menarik di Kampung Keling. Contohnya kegiatan setiap hari masyarakat dengan baju adatnya masing-masing.

* Jalan-Jalan

Jalan-Jalan

Kurang memikat bila anda bertandang ke Kampung Keling, tetapi belum jalanan melingkari lokasi. Kegiatan ini dapat disebutkan wajib untuk anda yang ingin menyaksikan kekhasan secara detail. Sepanjang mata melihat, arsitektur India benar-benar kental dan demikian mengundang perhatian. Bahkan juga anda dapat masuk ke tempat beribadah bila memang waktu itu tidak ada aktivitas.

* Berbelanja untuk Oleh-olehan

Berbelanja untuk Oleh-olehan

Umumnya, berbelanja lebih sama dengan kaum hawa. Lebih-lebih lagi bila tiba ke Daerah Madras, beberapa hal yang tentu saja ingin anda membawa pulang. Misalnya ialah Saree sebagai baju ciri khas India yang unik dengan umumnya berbentuk kain. Sejumlah toko menyengaja dibuka untuk menyongsong pelancong yang bertandang dan ingin bawa oleh-oleh.

Baca juga : Rumah Adat Karo Garista, Lambang Seni dan Adat Medan dengan Design yang Unik

Harga Ticket Masuk Object Wisata Kampung Keling Medan

Harga Ticket Masuk Object Wisata Kampung Keling Medan

Tidak ada ongkos untuk masuk Kampung Keling, atau cuma-cuma. Anda bebas masuk dan beraktivitas apapun itu didalamnya, tetapi harus terus jaga etika dan santun sopan. Beberapa sarana yang berada di lokasi bahkan juga dapat dipakai, beberapa ada yang gratis dan sebagai kembali berbayar.

Tetapi tidak berarti tidak ada ongkos apapun itu yang dikeluarkan saat berkunjung object wisata di Medan ini. Sekurang-kurangnya, diperlukan ongkos parkir kendaraan bila anda tiba bawa kendaraan individu. Biayanya murah, masih standard object wisata yang berada di indonesia. Untuk yang bawa motor, persiapkan 2.000 rupiah, untuk mobil 5.000 rupiah.

Baca juga : Taman Sri Deli, Taman Wisata yang Penuh Nilai Sejarah di Medan

Alamat Wisata dan Jalur Ke arah Lokasi Kampung Keling
Alamat Wisata dan Jalur Ke arah Lokasi Kampung Keling

Untuk anda yang tertarik berkunjung Kampung Keling Medan, pastikan ke arah Jl. Teuku Cik Ditiro, Madras Hilir, Medan. Object wisata Sumatra Utara ini tidak jauh dari pusat perkotaan Medan dan dapat dilakukan memakai kendaraan darat. Dari pusat perkotaan, silakan ke arah Jalan Guru Patimpus dan melalui Jl. Gatot Subroto. Teruskan perjalanan sampai melalui Jl. Kapten Maulana Lubis dan usai Jl. Pangeran Diponegoro, lokasi rekreasi tidak jauh disana.

Jalur lain yang dapat diambil yaitu memakai dasar Lapangan terbang Kuala Namu. Mengambil arah yang ke arah Jl. Tol Medan – Jl. Tol Belmera, pastikan melalui Jl. Pangeran Diponegoro. Sesampai di titik itu, tujukan kendaraan ke arah Jl. Zainul Bijakin. Gunakan papan panduan yang berada di seberang alan bila anda masih bimbang. Saksikan google maps.

Sarana Wisata yang Ada di Kampung Keling Medan
Sarana Wisata yang Ada di Kampung Keling Medan

Walaupun tidak mewajibkan pelancong untuk bayar ticket, tetapi object wisata sejarah di Medan ini diperlengkapi beragam sarana pendukung. Pasti maksudnya untuk keamanan pengunjung yang tiba. Sarana yang diartikan ialah tempat parkir yang teratur rapi degan petugas professional.

Toilet yang terdapat pada tempat umum jadi sarana yang lain memiliki hak anda pakai untuk bersih diri. Daerah Keling sediakan pemondokan untuk pelancong yang ingin menginap. Umumnya, mereka yang ingin menyaksikan kehidupan daerah wisata ini pada malam dan pagi hari lah yang manfaatkan pemondokan itu.

Sarana yang lain dijumpai tentunya warung secara beragam menu yang disiapkan. Masalah harga bergantung dari tipe kulineran yang anda membeli, tetapi beberapa tetap dapat dijangkau. Untuk yang ingin bawa pulang oleh-olehan, silakan ke arah toko souvenir yang jual rupa-rupa atau hiasan berbentuk gelang, anting, dan kalung ciri khas India.

Baca juga : Menara Pandang Tele, Nikmati Segi Lain Keelokan Danau Toba di Samosir

Tidak butuh tiba jauh ke India bila anda ingin menyaksikan bagaimana antiknya budaya di situ. Cukup di Kampung Keling Medan yang dikenali sebagai Little India, anda dapat memperoleh kesan bertandang di negara yang populer akan film Bollywood itu. Benar-benar murah, serta nyaris tidak membutuhkan ongkos karena tidak ada ticket masuk yang wajib dibayar.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *