Desa Wisata Candirejo, Tujuan Unik Memiliki nuansa Tradisionil dan Alamnya Menarik di Magelang

Desa Wisata Candirejo, Tujuan Unik Memiliki nuansa Tradisionil dan Alamnya Menarik di Magelang

Diposting pada

Direktori Wisata – Desa Wisata Candirejo, tujuan unik memiliki nuansa tradisionil dan alamnya menarik di Magelang. Desa Wisata Candirejo di Magelang adalah wisata alternative dengan nuansa tradisionil ciri khas dekat dari Candi Borobudur. Berikut beragam kegiatan menarik bisa dilaksanakan waktu berekreasi ke situ.

Kabupaten Magelang, Jawa tengah sejauh ini dikenali wisata Candi Borobudur yang istimewa. Disamping itu, baru saja ini Desa Wisata Candirejo jadi teritori wisata yang mengundang perhatian banyak pelancong baik pelancong lokal atau pelancong asing yang liburan ke Magelang.

Saat berekreasi di Magelang, terutama ke Borobudur benar-benar disarankan untuk berkunjung sesaat di Desa Candirejo yang simpan banyak keelokan pemandangan alam, termasuk panorama alam perdesaan yang cantik. Beragam aktivitas bisa dilaksanakan oleh pelancong saat ada di desa wisata Magelang ini dimulai dari menelusuri alam sampai wisata kulineran.

Nama Candirejo kemungkinan namanya belum terlampau terkenal dibanding desa wisata yang lain. Tetapi semenjak disahkan sebagai desa wisata, Candirejo terus berusaha mendatangkan kekhasan sebagai daya magnet tertentu. Dengan manfaatkan Borobudur yang tidak jauh dari dusun, banyak pelancong yang ke Borobudur pada akhirnya bertandang ke dusun ini.

Daya Ambil yang Dipunyai Desa Wisata Candirejo Magelang

Semenjak berdiri sebagai desa wisata, Candirejo memang banyak memiliki daya magnet yang membuat demikian menarik. Bahkan juga desa wisata ini nyaris selalu didatangi oleh pelancong sehari-harinya. Walau sebenarnya di Jogja sendiri sebetulnya ada beberapa desa wisata. Lantas apa sebagai daya magnet atau kebanggaan di desa wisata ini?

✦ Desa Wisata dengan Mekanisme Koperasi

Desa wisata ini memakai mekanisme koperasi karena berdasar pada konsep dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Pada awal pendirian, cuma 20 orang yang siap gabung jadi anggota koperasi. Pada akhirnya desa ini jadi desa wisata dengan cara resmi di tahun 2003 dan ditetapkan oleh tubuh hukum di tahun 2004.

✦ Nama Dusun yang Penuh Arti

Nama Candirejo di desa ini kabarnya diambil dari kata Candigrha. Tapi makin lama penyebutannya jadi Candirga, selanjutnya Candirja hingga kemudian dekat disebutkan Candirejo sampai sekarang ini. Kata candi sendiri memiliki makna batu dan rejo bermakna subur . Maka Candirejo ini berarti daerah yang banyak memiliki batu tapi subur.

✦ Keelokan Pemandangan Bukit-bukit Menoreh

Desa Wisata Candirejo menyajikan pemandangan alam yang natural serta jauh dari hingar-bingar kota. Pelancong bisa nikmati panorama sawah yang hijau, situasi desa yang asri, udara yang sejuk, dan yang terpenting ialah keelokan pemandangan bukit-bukit Menoreh yang kelihatan berjajar rapi dari kejauhan.

✦ Dahulunya Termasuk Desa Miskin

Saat sebelum jadi desa wisata yang berkembang sekarang ini, desa ini dahulunya ialah desa biasa yang masih sama seperti dusun umumnya. Bahkan juga desa ini termasuk desa miskin di Kecamatan Borobudur sekitaran tahun 1996. Seiring berjalannya waktu, kades Candirejo pada akhirnya memilih untuk meningkatkan dusun ini jadi dusun rekreasi.

Baca juga : Mata Langit, Nikmati Cantiknya Pemandangan Alam dan Sunset di Magelang

Aktivitas yang Menarik Dilaksanakan di Dusun Candirejo

Beragam jenis kegiatan wisata bisa ditemui di desa wisata ini. Kegiatan itu pas untuk pengunjung beberapa anak atau dewasa. Sejumlah kegiatan yang terkenal di Desa Wisata Candirejo diantaranya ialah seperti berikut

* Naik Jip Telusuri Bukit Menoreh

Kegiatan yang lain yang sangat menarik di Desa Wisata Candirejo ialah naik jip offroad. Di pagi-pagi buta, pelancong bisa meng ikuti perjalanan offroad memakai mobil jip ke arah Watu Kendil. Di situ, pelancong bisa menyaksikan keelokan sunrise. Lokasi ini sering dipakai untuk spot photo.

* Melihat Kesenian Tradisionil

Desa Wisata Candirejo banyak memiliki tarian tradisionil yang telah diturunkan semenjak zaman leluhur. Tiap tarian bermakna tertentu, salah satunya ialah Jathilan yang bercerita keberanian pasukan Pangeran Diponegoro. Ada pula tarian yang memadankan beberapa lagu bahasa Jawa yang berisi saran untuk bertani seperti Coke’an dan Wulangsunu.

Ada pula Tari Dayakan yang disebut kombinasi di antara tari tradisionil dengan tari kekinian. Melihat tarian dan pergelaran seni itu pasti bisa jadi pengalaman yang terkesan. Disamping itu, pengunjung dapat belajar mainkan alat music tradisionil gamelan.

* Bermalam di Homestay atau Podiumdes

Saat bertandang ke desa wisata unik ini, pelancong bisa bermalam di homestay yang disiapkan masyarakat di tempat atau podiumdes yang dibuat oleh pemerintahan. Untuk biaya homestay masyarakat sekarang ini dimulai dari Rp 200.000 per malam. Sementara itu biaya bermalam di Podiumdes ialah sekitaran Rp 500.000 per malam dan mempunyai sarana lebih komplet.

* Naik Dokar Keliling Dusun Candirejo

Desa Wisata Candirejo tetap berusaha menjaga situasi perdesaan yang asri . Maka pelancong bisa menelusuri tempat perdesaan ini dengan naik dokar atau kereta yang diambil oleh kuda. Alternative yang lain ialah naik sepeda atau juga bisa jalan kaki. Perjalanan melingkari desa secara jalan kaki kemungkinan memakan waktu sekitaran 2 jam.

Waktu berkeliling-keliling desa, pelancong bisa menyaksikan beragam kegiatan warga di tempat berkaitan adat, tradisi, kesenian, sampai mekanisme pertanian. Pelancong bisa bertandang ke beragam industri rumahan di Desa Wisata Candirejo seperti pabrik keripik tempe, pembikinan tempe, dan pembikinan slondok. Bila untung, pengunjung bisa juga menuai bermacam buah angin-anginan.

* Wisata Kulineran

Wisata kulineran ialah aktivitas yang terbanyak dilaksanakan oleh pelancong saat bertandang ke Desa Wisata Candirejo. Di situ, pelancong bisa nikmati bermacam sajian tradisionil Jawa. Faksi pengurus homestay umumnya menyajikan makanan tradisionil seperti gudeg (sayur nangka muda) komplet dengan telur ayam dan rambak.

Ada pula hidangan nasi pecel yang terbagi dalam beragam jenis sayur selanjutnya disiram bumbu berbentuk kuah kacang kental. Menu yang lain yang sangat menarik ialah sate kikil dari kulit sapi, tahu gimbal, lumpia, dan babat tumis yang disebut makanan ciri khas Jawa tengah.

* Rafting di Sungai

Untuk yang menyenangi olahraga air, pelancong bisa coba rafting telusuri Sungai Progo dan Sungai Elo. Sambil bermain arung jeram yang memicu adrenalin, pelancong akan disajikan oleh panorama beberapa tebing yang demikian mempesona.

Baca juga : Javanica Park Muntilan, Taman Selingan Favorite Berlibur Keluarga di Magelang

Alamat, Jalur Lokasi dan Ticket Masuk Desa Wisata Candirejo

Desa wisata ini berada di Jalan Candi Rejo Borobudur, Sangen Borobudur, Magelang, Jawa tengah. Dari Candi Borobudur, desa wisata ini memiliki jarak sekitaran 3 km arah tenggara candi. Bila dari Jogja, perjalanan ke arah desa wisata ini memakan waktu menempuh sekitaran 1 jam memakai mobil atau motor.

Desa Wisata Candirejo Borobudur sebetulnya tidak berlakukan ticket masuk untuk beberapa pengunjungnya. Tetapi ada banyak opsi paket wisata yang bisa diputuskan sesuai ketertarikan pengunjung contohnya naik jip, naik dokar, rafting, dan lain-lain. Tiap aktivitas mempunyai biaya masing-masing, misalnya untuk keliling dengan dokar dikenai biaya Rp 150.000. Saksikan google maps.

Sarana yang Ada di Desa Wisata Candirejo Magelang

Desa wisata ini telah diperlengkapi fasilitas dan prasarana yang ideal untuk pastikan beberapa pelancong merasa kerasan dan nyaman ada di dusun ini. Akses jalan yang ada bisa dilewati gampang oleh kendaraan beroda 2 atau beroda 4. Mushola berada pada tempat vital hingga mempermudah pelancong yang ingin melaksanakan ibadah.

Baca juga : Taman Ramadanu, Nikmati Keelokan Taman Bunga yang Memesona di Magelang

Untuk kepentingan bermalam, homestay, dan podiumdes ada yang bisa diputuskan sesuai bujet atau sarana yang diharapkan. Disamping itu, opsi kegiatan yang ada di Desa Wisata Candirejo bermacam hingga pelancong tentu tidak merasa jemu sepanjang bermalam di desa wisata ini.[]